mengenai problem utama printing adalah miss register/ cetakan yang ngak tepat antara 1 warna dengan warna yang lain… ini klasik problem yang selalu ada sejak dulu pada proses cetak baik itu Rotogravure ataupun offset
Ada masalah lain yang lain diantaranya adalah akibat dari kotornya tinta, bisa menyebabkan cetakan bergaris, atau media cetak yang dipakai bermasalah menyebabkan cetakan jari tidak baik
Mesin cetak rotogravure terbagi 3 bagian yaitu unit unwinder, unit cetak, dan unit rewinder. Proses cetak dilakukan pada unit cetak, yaitu dimana material film yang akan dicetak masuk ke unit cetak dan kemudian ditekan ke permukaan cetak oleh impress roll ke permukaan cylinder cetak. Pada permukaan cylinder cetak ini terdapat cell yang berisi tinta yang akan ditransferkan ke permukaan material cetak.
@ Hardi, yang anda katakan benar adanya cmy, k (k nya sendiri adalah visual color yaitu black atu white) yang disebut sebagai warna dasar, yang bisa dipadukan untuk membuat warna yang diinginkan dalam proses cetak. Ada warna lain yang kita sebut warna special, seperti gold atau deep blue, light blue dan lain-lain.
artinya jika kita mau buat sparasi warna butuh 5 cylinder bukan 4 yaitu black, cyan, magenta, yellow dan white (urutan tergantung dari cara kita mencetak surface print atau back print)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar